Komputer yang semakin lama digunakan akan terasa lemot. Biasanya hal ini terjadi karena penyimpanan yang sudah hampir penuh, hardware yang sudah tua, kurangnya spesifikasi yang dibutuhkan. Hal ini sangat menggangu saat kita sedang mengerjakan sesuatu. Artikel ini akan memberikan cara mengatasi komputer yang lemot. Berikut
10 Cara Mengatasi Komputer Yang Lemot.
1. Hapus Aplikasi Yang tidak Berguna
Ketika kalian membeli laptop, biasanya akan ada aplikasi bawaan yang telah terinstall. Aplikasi yang terinstall tersebut biasanya akan selalu terbuka terus & sewaktu-waktu akan ada pemberitahuan popup yang muncul. Pemberitahuan tersebut biasanya tidak penting & sangat mengganggu kamu yang sedang fokus mengerjakan sesuatu. Dengan menghapus aplikasi ini, komputer kalian akan terasa ringan & tidak terbebani lagi.
2. Batasi Proses Startup
Banyak aplikasi yang berjalan setiap kali kamu memulai komputer, dan beberapa di antaranya tidak perlu harus dijalankan setiap komputer kamu hidup. Dengan mematikan aplikasi yang tidak penting kamu bisa mempercepat komputer kamu ketika baru masuk. Untuk mematikan aplikasi tersebut pada Windows 7 bukalah
MSCONFIG, sedangkan Windows 10 ada di Task Manager pada tab Startup.
3. Bersihkan Disk
Disk Cleanup akan mencari file yang tidak diinginkan seperti file sementara, sampah recycle bin, halaman web offline, dan file penginstal pada komputer kamu dan kamu bisa menghapusnya sekaligus. Umumnya hanya akan memiliki efek yang terasa pada kecepatan jika penyimpanan kamu hampir penuh. Cara membersihkannya, buka Start Menu lalu ketik
Disk Clean-up.
4. Tambah RAM
Aplikasi menggunakan RAM untuk memproses data, jika RAM yang kamu miliki jumlahnya sedikit, aplikasi tersebut akan terasa lemot dalam memproses data. Dengan menambahkan RAM kamu akan membuat Windows dapat bekerja lebih banyak. Jika RAM komputer kamu hanya 2GB, Windows akan kesulitan untuk membuka banyak aplikasi.
5. Gunakan SSD
Dengan menggunakan SSD untuk menyimpan Windows, booting komputer akan terasa cepat dibandingkan dengan Harddisk biasa. Membuka aplikasi seperti Photoshop pun akan bisa menjadi cepat. Jika kamu menggunakan laptop ini mungkin solusi yang tepat untuk kamu beralih ke SSD, kebanyakan laptop hanya menggunakan Harddsik dengan kecepatan yang rendah dibawah 7200RPM (harddisk pada komputer).
6. Cek Jika Ada Virus atau Malware Pada Komputer
Dengan adanya virus atau malware, komputer akan terasa berat. Karena biasanya akan ada aplikasi yang tidak kita ketahui asalnya berjalan dan memakan banyak RAM atau penggunaan Disk. Kalian bisa cek virus dengan menggunakan AntiVirus bawaan dari Windows atau menggunakan Malwarebytes untuk mengecek malware.
7. Ubah Power Settings ke High Performance
Dengan mengubah ke High Performance akan menguras baterai laptop kamu dengan cepat. Tapi jika kamu ingin mengatasi lemot, kamu bisa mengubahnya. Untuk mengubahnya buka
Control Panel >
System and Security >
Power Options, klik tanda panah lalu pilih
High Performance.
8. Gunakan fitur Troubleshoot
Dirancang untuk mendiagnosis dengan cepat dan secara otomatis menyelesaikan berbagai masalah komputer. Namun tidak dapat memperbaiki semuanya, tetapi ini merupakan cara yang bagus untuk memulai jika kamu mengalami masalah pada komputer. Untuk membukanya cukup ketik di Starmenu
Troubleshoot, atau buka
Control Panel lalu cari
Troubleshoot.
9. Ubah Appearance pada Performance Options
Kamu bisa membukanya dengan mengetik
Adjust Appearance pada Startmenu. Kamu bisa menyesuaikan pilihan tergantung pada komputer kamu. Jika kamu memilih
Adjust for best performance, kamu akan kehilangan semua efek visualnya. Misalnya, kamu tidak bisa melihat konten dari Windows yang kamu drag atau pindahkan, hanya terlihat kotak dengan pinggiran. Kamu bisa mengatur sesuai dengan kenginan.
10. Matikan Search Indexing
Khusus untuk komputer atau laptop dengan spesifikasi rendah, Search Indexing dapat memakan sumber daya sistem, jika hanya sementara. Jika kamu melakukan banyak pencarian, cara ini tidak akan bagus untuk kamu, karena pencarian akan lebih lambat. Untuk mematikan pengindeksan, Startmenu lalu ketik
Indexing Options, klik
Modify dan hapus lokasi yang diindeks dan file jenisnya juga.
Jika kamu ingin tetap mengaktifkannya, tetapi kamu merasa komputer lemot, kamu bisa menghentikan prosesnya. Klik Startmenu lalu ketik
Services. Cari
Windows Search lalu double klik. Kamu dapat memilih Startup type dari
Manual atau
Disable untuk mematikannya. Pada Windows 10 terdapat Startup type yang baru yaitu Automatic (Delayed Start). Berdasarkan Microsoft pilihan ini dapat dapat membantu mengurangi efek performa boot.